ANALISIS TEOLOGI FEMINIS MARIE CLAIRE BARTH-FROMMEL ATAS EKSPLOITASI SEKSUAL TERHADAP PEREMPUAN PUB ELTRAS MAUMERE
DOI:
https://doi.org/10.61717/jpro.v12i01.215Kata Kunci:
Marie Claire Barth-Frommel, teologi feminis, pub Eltras, eksploitasi seksualAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kasus diskriminasi dan eksploitasi seksual terhadap perempuan pekerja pub Eltras Maumere melalui perspektif teologi feminis Marie Claire Barth-Frommel. Kasus ini menunjukkan adanya ketidakadilan gender, kekerasan struktural, serta praktik eksploitasi yang merendahkan martabat perempuan sebagai ciptaan Allah yang setara. Penelitian ini penting untuk mengungkap bentuk-bentuk penindasan terhadap perempuan dan refleksi atasnya berdasarkan prinsip teologi feminis Frommel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analisis kritis. Data diperoleh melalui observasi secara langsung dan keterlibatan dalam penanganan kasus, studi pustaka, analisis berita serta kajian teologi feminis Frommel mengenai martabat laki-laki dan perempuan dalam hermeneutika kecurigaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus eksploitasi seksual terhadap perempuan pekerja pub Eltras Maumere merupakan bentuk ketidakadilan struktural yang dipengaruhi oleh budaya patriarki, dan relasi kuasa yang menempatkan perempuan sebagai objek eksploitasi ekonomi serta seksual. Penelitian ini mengemukakan tiga pokok analisis dalam teologi feminis Marie Claire Barth-Frommel, yakni kritik terhadap budaya patriarki yang melanggengkan dominasi laki-laki, ketidakadilan struktural, serta penegasan bahwa tubuh perempuan merupakan subjek yang bermartabat. Penelitian ini juga mengemukakan implikasi teologis penting yakni; laki-laki dan perempuan sebagai citra Allah yang setara, pengalaman perempuan sebagai locus theologicus, dan hermeneutika kecurigaan sebagai jalan pembebasan terhadap struktur yang menindas perempuan. Dengan demikian, teologi feminis Barth-Frommel memberikan dasar kritis emansipatoris untuk membela martabat perempuan.
Unduhan
Referensi
Bano, Arkidius dan Berno Jani. (2025). Kritik terhadap Tindakan Glorifikasi Tubuh Perempuan dalam Dunia Perkontenan Perspektif Teologi Tubuh Yohanes Paulus II. Jurnal Aksioma: Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi. 2 (5), 1084.
Barth Frommel, M. C. (2006). Hati Allah bagaikan HatiSeorang Ibu: Pengantar Teologi Feminis. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Dalimoenthe, Ikhlasiah. Pemetaan Jaringan Sosial dan Human Trafficking pada Perempuan Pekerja Seks Komersial. Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial. 10 (1), 1.
Dinoia, J. A. O. P. (1992). Knowing and Naming the Triune God: The Grammar of Trinitarian Confession. Dalam A. F. Kimel (Ed.), Speaking the Christian God: the Holy Trinity and the challenge of feminism (hlm. 166). Michigan: W.M.B. Eerdmans.
Hommes, A. (1992). Perubahan Peran Pria dan Wanita dalam Gereja danMasyarakat. Yogyakarta: Kanisius.
II, John Paul (2006). Man and Woman He Created Them. A Theology of the Body. (M. Waldstein, Trans.) Boston (MA): Pauline Books & Media.
Kirchberger, G. (2011). Diskriminasi Perempuan dan Peran Agama-Tinjauan Teologi Katolik. JurnalLedalero, 10(1), 72.
Lobo, Hosana Obidiance Salu. Pendekatan Pengingjilan terhadap Pekerja Seks Komersil. Diegesis: Jurnal Teologi. 7 (2), 97.
Mamahit, A. P. (2010). Silent Crime: Ulasan tentang Kekerasan terhadap Perempuan. Jurnal Teologi dan Pelayanan VERITAS, 11(1).
Nole, O. A. (2023). KehadiranPerempuan bagiAnak: StudiHermeneuticFeminis terhadapKeluaran 1:8–2:10. SCRIPTA: JurnalTeologidanPelayananKontekstual, 16(2), 164.
Prasetiawan, B. D. (2024). Parameter Kedewasaan Perempuan untuk Menikah Perspektif Sosiologi Keluarga dan Medis (Studi di Kecamatan Punggur Lampung Tengah) (Disertasi, IAIN Metro).
Septiana, N. N., & Khoiriyah, Z. (2024). Metode Penelitian Studi Kasus dalam Pendekatan Kualitatif. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(04).
Sinombor, Sonya Hellen. “Membongkar Labirin Perbudakan Modern dan Eksploitasi Perempuan di Maumere”. Kompas, 25 Februari 2026.
Sugianto, E., &Maranatha, C. A. (2019). Refleksi Biblis-Teologis terhadap Teologi Feminis (Biblis-theological reflection of feminist theology). QUAERENS: Journal of Theology and Christianity Studies, 1(2), 184–209.
Taranau, D. A. L. (2014). Feminisme dari perspektif Protestan. Jurnal Musawa, 13(2), 111.
Tirto P, Ridho Akbar. Identitas Diri Perempuan Pekerja Seks Komersial (Studi Fenomenologi Kesadaran Perempuan Memilih Profesi Pekerja Seks Komersial di Kota Surabaya. Paradigma: Jurnal Sosiologi Indonesia. 10 (1), 1.
Tolo, Paulus dan Silvester Manca (2024). Kaul Kemurnian dalam Perspektif Teologi Tubuh. Jurnal Alternatiff-Wacana Ilmiah Interkultural. 13 (1), 17.
Tomatala, Y. (2008). Kata pengantar. Dalam A. Susanti, Feminisme Radikal Studi Kritis Alkitabiah (hlm. 3). Bandung: Kalam Hidup.
Wicks, J. (2009). Doing Theology. New York: Paulist Press.
Widodoningsih dan Siti Ina Savira. Makna Hidup Perempuan Pekerja Seks (Studi Fenomenologis Perempuan Pekerja Seks Komersial. Jurnal Penelitian Psikologi. 7 (2), 1.
Wongkar, E. G. A., &Sulistyani, H. D. (2025). Objektifikasi Tubuh Perempuan dalam Film: Analisis Male Gaze dalam film Ipar adalah Maut. Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 9(2), 669.
Yuliani, W. (2018). Metode Penelitian Deskriptif Kualitatif dalam Perspektif Bimbingan dan Konseling. QUANTA: Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan, 2(2), 86.
-
PDF
⬇ Download PDF: 41
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Hak Cipta (c) 2026 PROPHETA: Jurnal Pendidikan dan Kateketik Pastoral

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
PROPHETA: Jurnal Pendidikan dan Kateketik Pastoral