Meningkatkan Pemahaman Umat akan Makna Perayaan Ekaristi dan Kaitannya dengan Partisipasi Umat dalam Kehidupan Gereja dan Masyarakat

Penulis

  • Veronika Susar Taek Sekolah Tinggi Pastoral St. Petrus Keuskupan Atambua
  • Philipus Benitius Metom Sekolah Tinggi Pastoral St. Petrus Keuskupan Atambua
  • Elmagondulfa Habu Lelo Sekolah Tinggi Pastoral St. Petrus Keuskupan Atambua

DOI:

https://doi.org/10.61717/p.v12i1.113

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini yakni: 1. Untuk mengetahui upaya-upaya yang ditempuh dalam meningkatkan pemahaman umat akan makna perayaan Ekaristi; 2. Untuk mengetahui pemahaman umat dan kaitannya dengan partisipasi dalam kehidupan menggereja dan kehidupan di tengah masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi analisis kepustakaan dan penelitian lapangan. Dalam metode analisis kepustakaan, penulis berusaha mencari informasi dari berbagai sumber yakni buku-buku, dokumen, serta artikel-artikel ilmiah yang mempunyai hubungan erat dengan tema tulisan sebagai sumber rujukan. Berdasarkan hasil analisis dari sumber-sumber di atas disimpulkan bahwa umat belum terlalu paham secara baik karena sebagian agen pastoral kurang memperhatikan peran mereka sebagai utusan Gereja yang bertugas memberi penjelasan yang memadai kepada umat tentang Ekaristi. Untuk itu, keterlibatan dan pemahaman tentang Ekaristi oleh umat dapat meningkat apabila dilakukan kegiatan katekese umat secara khusus mengenai Ekaristi.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Kamus

Mariyanto, Ernest. 2004. Kamus Liturgi Sederhana. Kanisius: Yogyakarta.

Suharso & Retnoningsih, Ana. 2011. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Semarang: CV. Widya Karya.

Tim Penyusun Kamus Bahasa. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Buku

Ed Alfian. 1985. Persepsi Masyarakat Tentang Kebudayaan. Jakarta: Gramedia.

Martasudjita, E. 2005. Ekaristi, Tinjauan Teologis, Liturgis dan Pastoral. Yogyakarta: Kanisius.

----------------------. 2013. Pokok-pokok Iman Gereja. Yogyakarta: Kanisius.

Batangan, Enrique P. dkk. 2002. Komunitas Basis Gerejani: Katalisator untuk Pemerdekaan.Yogyakarta: Kanisius.

Bloom Benjamin, dkk, 2010. Kerangka Landasan Untuk Pembelajaran, Pengajaran dan Asesmen Revisi Taksonomi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Boli Ujan, Bernadus, 2006. Liturgi Autentik dan Relevan. Maumere: Ledalero.

Dwi Harsanto, Yohanes. 2002. Youcat Indonesia: Katekismus Popular.Yogyakarta: Kanisius.

Hadisumarta, F.X, Seni Katekese Umat Ekaristi. Jakarta: Obor.

Hardawiryana, Robert. 2000. Cara Baru Menggereja di Indonesia. Yogyakarta: Kanisius.

Keuskupan Agung Semarang. 1991. Kebijakan-kebijakan Dasar Keuskupan Agung Semarang tentang Pastoral Lingkungan. Yogyakarta: Kanisius.

Kewuel, Hipolitus K. & Sunyoto, Gabriel (ed.). 2011. 12 Pintu Evangelisasi: Menebar Garam di Atas Pelangi.Yogyakarta: Wina Press.

Lindenfiel Gael. 1997. Pedoman Orang Tua Mendidik Anak Agar Percaya Diri. Jakarta: Arcan.

Martasudjita, E. 2003. Sakramen-Sakramen Gereja. Yogyakarta: Kanisius.

Mulia Deni. 2013. Sosiologi Mengenali Gejala Sosial Di Masyarakat. Jakarta: Erlangga.

Ngalim Purwanto. 1997. Prinsip-prinsip dan Teknis Evaluasi Pengajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Puji Raharjo Bambang, dkk. 2021. Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Sosial. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.

Seifert Kelvin. 2007. Manajemen Pembelajaran dan Instruksi Pendidikan. Yogyakarta: Irasod.

Santrock, Jhon W. 2017. Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga.

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dan R&D. Alfabeta: Bandung.

Sutikno Wisaksono, Vincentius. 2019. Pedoman Pastoral. Surabaya: BPK Gunung Mulia.

Syukur Dister, Niko. 1991. Pengantar Teolog.Yogyakarta: Kanisius.

Sanjaya Wina. 2008. Kurikulum dan Pembelajaran Teori dan Praktek Pengembangan KTSP. Jakarta: Kencana.

Saleh. 2009. Pengertian, Batasan, dan Bentuk Kelompok. Bandung: Armico.

Winkel W.S.1989. Psikologi Pengajara.Jakarta: PT. Gramedia.

Dokumen Gereja

Hardawiryana, R (penerj.). 1993. Dokumen Konsili Vatikan II. Yogyakarta: Kanisius.

Konferensi Waligereja Indonesia. 1996. Iman Katolik: Buku Informasi dan Referensi. Jakarta &Yogyakarta: Obor&Kanisius.

Embuiru, Herman (penerj.). 1993. Katekismus Gereja Katolik, (Ende: Percetakan Arnoldus).

Lembaga Alkitab Indonesia. 2010. Alkitab Deuterokanonika. Lembaga Alkitab Indonesia & Lembaga Biblika Indonesia.

Diktat

Metom, Philipus Benitius. 2013. Eklesiologi (ms.). Kefamenanu: Sekolah Tinggi Pastoral Santo Petrus Keuskupan Atambua.

--------------------------------. 2018. Liturgi Ekaristi (ms.). Kefamenanu: Sekolah Tinggi Pastoral Santo Petrus Keuskupan Atambua.

---------------------------------. 2021. Sakramentologi (ms.). Kefamenanu: Sekolah Tinggi Pastoral Santo Petrus Keuskupan Atambua.

Internet

http://materipaksmk.blogspot.com/2013/09/arti-makna-gereja.html. Diakses pada tanggal 09 juni 2022. 13.38 WITA.

https://ojspkbi.ac.id. Diakses pada tanggal 07 Februari 2023. 18.22WITA.

Diterbitkan

2024-09-05

Cara Mengutip

Susar Taek, V., Benitius Metom, P. ., & Habu Lelo, E. (2024). Meningkatkan Pemahaman Umat akan Makna Perayaan Ekaristi dan Kaitannya dengan Partisipasi Umat dalam Kehidupan Gereja dan Masyarakat. JURNAL PROPHETA, 10(1), 1-10. https://doi.org/10.61717/p.v12i1.113